Beranda > Uncategorized > Nasehat dan Peringatan Bagi Para Pelukis (Pengambar)

Nasehat dan Peringatan Bagi Para Pelukis (Pengambar)

PERINGATAN KERAS BAGI PEMBUAT GAMBAR

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
”Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan.” (Q.S Al-Ahzab ayat 57)

Ikrimah Rahimahullah berkata : ”Mereka (orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya) adalah orang – orang yang membuat gambar dan patung” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir dan Al-Kabair, Adz-Dzahabi)

Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda :
”Sesungguhnya orang – orang yang membuat gambar akan di siksa di hari Kiamat. Dikatakan kepada mereka, hidupkan apa yang kalian ciptakan (yang kalian buat)” (Hadits Shahih, Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar Radhiyallahu’anhuma)

Aisyah Radhiyallahu’aha berkata :
”Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam datang dari berpergian sedangkan pada krey terdapat kelambu dari bahan tipis, padanya terdapat gambar – gambar patung. Ketika Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam melihatnya, wajah Beliau merah dan berkata. ”Wahai Aisyah, orang yang paling berat siksanya pada hari Kiamat nanti adalah mereka yang membuat ciptaan yang menyerupai ciptaan Allah Azza wa Jalla.” Aisyah berkata : ”Lalu Aku memotong nya dan menjadikan nya dua bantal.” (Hadits Shahih, Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda :
”Setiap pembuat gambar berada di neraka, setiap yang di gambarnya akan di jadikan sebagai makhluk bernyawa lalu ia menyiksanya di neraka Jahannam” (Hadits Shahih, Riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhuma)

Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda :
”Barangsiapa yang menggambar sebuah gambar di dunia, ia ditugaskan untuk meniupkan ruh pada gambar itu di hari Kiamat dan tidaklah ia mampu melakukan nya selama – lamanya.” (Hadits Shahih Riwayat Bukhari, dari Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhuma)

Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda :
”Allah Azza wa Jalla berfirman : ”Siapakah orang yang lebih menganiaya (dirinya sendiri) daripada orang yang membuat suatu sebagaimana ciptaan-Ku. Hendaknya mereka menciptakan satu biji-bijian atau hendaklah mereka menciptakan satu biji atom atau hendaklah mereka menciptkan satu helai rambut.” (Hadits Shahih, Diriwayatkan Bukhari dan Muslim)

Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda :
”Pada hari Kiamat nanti akan dikeluarkan sebatang leher dan berkata, ”Aku ditugaskan untuk tiga hal : Untuk orang yang berdoa kepada Tuhan selain Allah, Setiap penguasa sombong dan bengis dan para Tukang Gambar.”

Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda :
”Malaikat tidak akan masuk sebuah rumah yang terdapat anjing dan gambarnya.” (Hadits Shahih, Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

”Malaikat tidak akan memasuki rumah yang padanya terdapat anjing, gambar dan orang junub.”

Imam Al-Khithabi Rahimahullah berkata tetang hadits ini.
”Yang dimaksudkan adalah malaikat yang turun untuk membawa rahmat, barakah dan bukan malaikat penjaga (Pencatat). Mereka (malaikat penjaga / pencatat) tidak membedakan antara yang sedang junub dan yang bukan. Yang dimaksud anjing disini adalah anjing yang sengaja dipelihara, bukan untuk menjaga ladang, ternak atau bukan untuk berburu. Jika memang terpaksa harus memeliharanya untuk suatu kepentingan, misalnya menjaga rumah dan memang dianggap sangat perlu, maka hal itu tidak apa – apa, Insya Allah. Sedangkan yang dimaksud dengan gambar disini adalah gambar – gambar yang memiliki nyawa. Baik gambar berbentuk semisal patung, atau yang terpahat, atau yang disulam dipakaian atau yang lain. Maka keumuman hadits di atas mencakup semuanya dan seharusnya gambar itu dijauhi. Milik Allah-lah taufiq dan hidayah.”

Kitab Memohon bimbingan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk apa yang dicintai dan diridhai-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pemberi lagi Maha Pemurah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

”Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. dan Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya Maka sungguhlah Dia telah sesat, sesat yang nyata.” (Q.S Al-Ahzab ayat 36)

Diambil dari kitab Al-Kabair, Imam Adz-Dzahabi rahimahullah. Judul terjemahan nya ”Dosa – Dosa Besar ”

GAMBAR DAN PATUNG YANG DIPERBOLEHKAN

1. Gambar dan lukisan pohon, binatang matahari, bulan, gunung, batu, laut, sungai, tempat-tempat suci seperti masjid, Ka’bah yang tidak memuat gambar orang dan binatang, pemandangan yang indah. Dalilnya adalah kata Ibnu Abbas Radiyallahu ‘anhu :

إن كنت لا بد فاعلا فاصنع الشجر وما لا نفس له. رواه البخاري
“Apabila anda harus membuat gambar, gambarlah pohon atau sesuatu yang tidak ada nyawanya.” (Atsar Riwayat Bukhari).

2. Foto yang dipasang di kartu pengenal seperti paspor, SIM, kartu mahasiswa dan lain-lain yang mengharuskan adanya foto. Semuanya itu dibolehkan karena darurat (keperluan yang tidak bisa ditinggalkan).

3. Foto pembunuh, pencuri, penjahat agar mereka dapat ditangkap untuk dihukum.

4. Barang mainan anak perempuan yang dibuat dari kain sebangsa boneka berupa anak kecil yang dipakaikan baju dan sebagainya dengan maksud untuk mendidik anak perempuan rasa kasih sayang terhadap anak kecil. Aisyah Radhiyallahu ‘anha berkata :

“Saya bermain-main dengan boneka berbentuk anak perempuan di depan Nabi Shallahu’alaihi wa Sallam.” (riwayat Bukhari).

Tidak boleh membeli mainan negara asing untuk anak-anak, terutama mainan yang membuka aurat sebab anak-anak akan menirunya yang berakibat merusak akhlak serta pemborosan dengan membelanjakan kekayaan untuk negara asing dan negara yahudi.

5. Diperbolehkan gambar yang dipotong kepalanya sehingga tidak menggambarkan makhluk bernyawa lagi seperti benda mati.

Malaikat Jibril berkata kepada Rasulullah mengenai gambar : “Perintahkanlah orang untuk memotong kepala gambar itu, dan perintahkanlah untuk memotong kain penutup (yang ada gambarnya) supaya dijadikan dua bantal yang dapat diduduki.” (Hadits Shahih, Riwayat Abu Daud).

Semoga Allah menjaga kita semua dari ahzab yang pedih dan yang hina. Semoga Allah merahmati kita semua dan mengampuni kesalahan kita, dan memasukkan kita ke surga nya yang tertinggi surga Firdaus. Wallahu’allam, Semoga Bemanfaat.

Diambil dari, Kitab Rasa’ilut Taujihat Al-Islamiyah, Syaikh Muhammad Bin Jamil Zainu. Edisi Indonesia : Bimbingan Islam untuk Pribadi dan Masyarakat.

copas catatan akhi Prima Saputra Abu Abdullah di FB

Iklan
Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: